penjaga gerbang dungeon:
- baik hati
- ramah
- banyak membantu
* passed.
quest:
- diplomasi, dependency: charisma point.
- solve puzzle, dependency: intelligence point.
- smack of the righteous, dependency: psycho point.
* passed.
pengelola dungeon:
- fair
- realistic
* passed.
pemilik dungeon:
- elit
- aura of darkness
- ogah menatap lawan bicara
- tante
* BAH!
Ahoy! Avast!
There’s a shiny ship ahead!
akhir-akhir ini, demen banget bikin pancake buat cemilan malam.
resepnya cari di internet, modal wajan anti lengket dan pemanas listrik, maklum anak kost.
pertama kali bikin, pancakenya terlalu lembek dan tipis, tepungnya terlalu sedikit jika dibanding dengan susu dan telornya, maklum nakar bahannya pake perasaan doang.
hasilnya masih bisa dimakan sih, tapi bikin eneg.
kali kedua ada sedikit kemajuan, walaupun hasilnya tetap produk gagal, hehehe.
dan seterusnya hingga entah sudah kali keberapa, barulah pancakenya agak sesuai dengan selera.
mots?
lumayan, ada peningkatan kasta makan, dari indomie ke pancake, paling nggak msg agak berkurang.
sebenarnya sudah malas banget menulis yang nggak-nggak tentang ego, toh priode bernarsis ria sudah tak seharusnya menempel pada orang yang sebentar lagi umurnya akan berangka kepala tiga. cermin buram itu seharusnya sudah tak lagi memantulkan bayangan yang itu-itu saja, membosankan.
tapi gimana ya?
kalau mau membicarakan sesuatu yang tak seharusnya dipelihara, hitungannya pasti tak habis ditakar oleh jumlah jari dalam satu badan.
jadi, biarkan saja cermin buram menjadi kapsul waktu kambuhan.
Orang yang mengira bisa membeli dunia dengan rupiah… yang kadang ditukar jadi dollar.
malam ini,
gua pulang membawa kemenangan,
masih bangga menatap langit,
gak malu menapak bumi.
tapi akhirnya gua benar-benar paham,
dalam perang gak ada pemenang.
jkt, 27 may 2008. 10:10
Panitia : “…tepuk tangan kepada para sponsor, Microsoft Indonesia…”
Peserta: “BOOOOOOOOOOOO…”
this world needs drama, and voila… the phantom of the OPRAH.
Hartawan sibuk rebutan kapling tanah, agamawan sibuk rebutan kapling surga. Siapa yang lebih bego?